Rabu, 07 November 2012

PEMBIASAN CAHAYA PADA PRISMA


PEMBIASAN CAHAYA PADA PRISMA


A.      Tujuan
Menghitung sudut deviasi pada prisma

B.      Dasar Teori
Prisma adalah suatu benda tembus cahaya (bening) dari gelas yang dibatasi oleh dua bidang datar yang membentuk sudut tertentusatu sama lain. Bidang datar ini disebut bidang pembias, dan sudut yang dibentuk oleh kedua bidang pembias disebut sudut pembias atau sudut puncak prisma (β).
Untuk menentukan sudut deviasi, perhatikan gambar.


 












Sinar datang mula-mula dan sinar bias yang keluar dari prisma berpotongan disuatu titik dan membentuk sudut deviasi (δ).


β = Ð r1 + Ð i2

 
 


dan


δ = Ð i1 + Ð r2 - β

 
 
                                                                                                             


         keterangan :
         δ = sudut deviasi
β = sudut pembias
Ð i1 = sudut datang pertama
Ð r1 = sudut bias pertama
Ð i2 = sudut datang kedua
Ð r2 = sudut bias kedua




C.      Alat dan Bahan
§      Prisma                                            1 buah
§      Laser                                               1 buah
§      Penggaris 30 cm                          1 buah
§      Busur derajat                               1 buah
§      Jarum pentul                               4 buah
§      HVS                                                  2 lembar
§      Kardus/sterofom                       secukupnya

D.      Cara Kerja
1.       Letakkan prisma di atas kertas HVS yang sebelumnya telah berada di atas kardus/sterofom.
2.       Gambar bidang pembias prisma pada kertas sesuai dengan bentuk prisma tersebut.
3.       Buat garis normal pada salah satu bidang yang tegak lurus, seperti pada gambar di atas.
4.       Ukur sudut datang i1 terhadap garis normal sesuai dengan yang telah ditentukan.
5.       Tancapkan jarum pentul 1 dan 2 pada sinar datang pertama (i1).
6.       Sinari jarum pentul dengan laser.
7.       Perhatikan sinar bias laser dari sisi prisma lainnya. Tancapkan jarum pentul ke 3 dan 4 pada kertas HVS tepat pada arah sinar bias tersebut.
8.       Pindahkan kembali prisma dari kertas, cabut juga jarum pentulnya.
9.       Buat garis sinar bias kedua (r2) dari bekas jarum pentul tersebut.
10.   Buat pula garis normal, sinar bias pertama (r1) dan ukur semua sudut (sudut bias r1, sudut datang  i2 dan sudut bias r2).
11.   Perpanjang sinar datang i1 dan sinar bias r2 sehingga berpotongan di satu titik. Kemudian ukur sudutnya.
12.   Ulangi percobaan minimal 5 kali dengan sudut datang i1 yang berbeda .
13.   Masukkan data hasil pengukuran ke dalam tabel pengamatan.
14.   Usahakan lebih teliti dan berhati-hati dalam melakukan pengukuran.
15.   Lakukan percobaaan di atas dengan teliti.

E.       Data Hasil Pengamatan
Ð i1
Ð r1
Ð i2
Ð r2
Ð δ
δ = Ð i1 + Ð r2 - β
15°





25°





30°





45°





60°









F.       Analisis
Hitunglah sudut deviasi dari data di atas untuk tiap sudut datang i1 (15°, 25°, 30°, 45° dan 60°) !

G.     Pertanyaan
1.       Setelah selesai melaksanakan praktikum, apa yang dapat disimpulkan ?
2.       Berikan contoh atau aplikasi dalam keseharian yang berkaitan dengan pembiasan pada prisma !

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar